Tempat Makan Legendaris di Pemalang, Enak dan Murah

Nasi grombyang

Pemalang merupakan kabupaten di provinsi Jawa Tengah. Letaknya di pesisir pantai utara (Pantura). Selain terkenal gara-gara hasil pertanian buah nanasnya, pemalang juga identik bersama beragam kuliner yang namanya udah melejit.

Jika anda berpergian melintasi jalanan pantura, maka dapat disuguhkan aneka rumah makan khas Pemalang di selama jalan.

Bagi anda penggemar kuliner dan sedang berkujung ke Pemalang, rasanya tidak cukup pas jika tidak singgah ke rumah makan legendaris yang tersedia di Pemalang. Setidaknya, tersedia 7 saran daerah makan yang wajib anda kunjungi serta kami akan membahas tentang permainan dari situs slot thailand.

1. Nasi grombyang

Jika mendengar kota Pemalang, pasti yang pertama terlintas  adalah nasi grombyang yang kepopulerannya ga ada tanding. Banyak rumah makan yang menjual nasi grombyang, namun yang paling terkenal adalah nasi grombyang papa Hj. Warso.

Semangkuk nasi grombyang terdiri berasal dari potongan daging kerbau, nasi dan kuah. Dinamakan grombyang gara-gara bentuk penyajiannya yang unik, yaitu pada nasi dan kuah lebih banyak kuahnya agar nasinya keliatan terendam dan grombyang-grombyang.

Perpaduan kluwek dan tauco menjadikan kuah grombyang jadi gurih dan nikmat, terlebih jika disantap saat hangat. Kamu juga mampu mengimbuhkan potongan cabai rawit untuk menaikkan cita rasa dan sate kerbau sebagai pelengkap.

Diketahui nasi grombyang udah tersedia sejak th. 1960 dan papa Hj. Warso merupakan generasi ke-3 yang meneruskan usahanya.

Ciri khas daerah makan nasi grombyang biasanya tersedia terhadap tatanan penjualnya, yaitu kain merah yang digunakan untuk penutup nasi, terkandung kuali besar juga juga penerangan remang-remang lampu templok.

Dulu nasi grombyang kerap dikonsumsi kaum elite maupun chinese gara-gara harga daging kerbau yang mahal agar seporsi nasi grombyang pun dipatok bersama harga lumayan mahal perihal ini yang memicu customer mayoritas orang elite.

Namun, sekarang baik kaum elite hingga masyarakat umum biasa mampu merasakan kelezatan nasi grombyang.

Lokasi nasi grombyang H.Warso terletak di Jl. Gatot Subroto No.35, Bojongbata, Kec. Pemalang, Kabupaten Pemalang.

Harga seporsi nasi grombyang terbilang terjangkau, anda hanya wajib mengeluarkan uang Rp17.000 saja dan untuk pelengkap layaknya sate kerbau/babad harganya berkisar Rp5.000.

2. Sate loso

Kuliner selanjutnya yang tak kalah legendaris di Pemalang adalah sate loso. Sekilas diamati sama bersama sate terhadap umumnya, namun sebenarnya berbeda, loh.

Sate loso terbuat berasal dari daging sapi atau kerbau yang sesudah itu di bacem sebelum di bakar, sate ini disajikan bersama bumbu kacang merah yang udah di haluskan.

Kalau sate terhadap biasanya di bakar saat daging masih mentah, dapat namun lain bersama sate loso yang biasanya di rebus lebih pernah bersama serai, garam, dan bumbu halus sebelum akhirnya di bakar.

Biasanya sate loso disajikan bersama semangkuk sup memuat urat, tulang muda dan taoge. Nama sate loso sendiri disita berasal dari nama pelopornya yaitu Pak Loso yang berasal berasal dari Weleri.

Lokasi untuk nikmati sate loso tersedia dua, anda tinggal menentukan berkenan makan di daerah yang mana: Sate Loso Pak No, alamatnya di Jl. Jenderal. A. Yani, Kelurahan Kebondalem, Kec. Pemalang, Kab. Pemalang, Jawa Tengah. Sate Loso Pah-in alamatnya di Jl. Urip Sumoharjo, Kelurahan Pelutan, Kec. Pemalang, Kab. Pemalang, Jawa Tengah.

Berbeda daerah makan beda pula harganya, namun biasanya sate loso dibanderol bersama harga Rp25.000 per porsi yang memuat 10 tusuk.

3. Lontong dekem

Belum lengkap rasanya jika singgah ke Pemalang namun membebaskan kuliner yang satu ini. Orang Pemalang menyebutnya lontong dekem, gara-gara penyajiannya yang terbilang unik.

Sebelum disajikan, lontong dipotong-potong dan disiram bersama kuah santan lantas ditumpahkan lagi sesudah itu disiram lagi lantas ditumpahkan lagi begitu selanjutnya hingga sebagian kali siraman dan lontong terendam oleh kuahnya.

Istilah terendam didalam bhs Pemalang adalah dekem, menjadi tidak heran jika masakan yang satu ini disebut lontong dekem.

Satu porsi lontong dekem memuat irisan lontong, kuah santan berwarna kuning, taburan serundeng kelapa, kerupuk mi yang juga menjadi ciri khas daerah pantura dan bawang goreng.

Lontong dekem paling nikmat disantap saat sore atau malam hari. Sebab kuah lontong yang berasal berasal dari rempah-rempah mampu menghangatkan tubuh bagi yang menyantapnya, apa lagi jika disajikan saat masih hangat.

Saat jalan-jalan sore di Pemalang anda dapat mendapatkan banyak daerah makan lontong dekem bersama ciri khas masing-masing.

Dari yang paling legendaris tersedia kedai lontong dekem Pak Drajat yang berlokasi di Jalan Mochtar, Pemalang, tidak amat jauh berasal dari alun-alun Pemalang agar anda mampu bersama mudah menemukannya.

Kemudian lontong dekem Pak Darsono di Jalan R.E Martadinata, Pelutan, dekat bersama jalur pantura. Kamu hanya wajib mengeluarkan uang Rp.14,000. untuk nikmati seporsi lontong dekem.

4. Pecak Belut

Pecak belut selalu menjadi makanan yang dicari saat singgah ke Pemalang. Sajian ini disajikan didalam cobek yang dilapisi daun pisang bersama kuah santan gurih yang sedikit pedas. Biasanya satu cobek memuat 1 atau 2 belut, terkait restonya masing-masing.

Salah satu rumah makan pecak belut yang legendaris di Pemalang adalah Pecak Belut Bu Niti yang udah tersedia sejak Tahun 1975. Menu yang disajikan tersedia Pecak Belut Sambal Kering dan Pecak Belut Sambal Pati. Namun, yang selalu menjadi favorit pelanggan adalah pecak belut sambal pati.

Untuk menaikkan kenikmatan saat menyantap pecak belut, biasanya disajikan pula urap berbentuk kacang panjang, daun kenikir, daun ubi rebus, daun pepaya dan tauge.

Harga seporsi pecak belut di rumah makan Bu Niti berkisar Rp45.000, sepadan bersama rasa dan kenikmatan yang tidak anda temukan di daerah makan lain, bukan?

Rumah makan Bu Niti berlokasi di Jl. Raya Tegal Mlati No.174, Sekreo, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang, Jawa Tengah.

5. Keong Mak Kiwil

Sajian yang satu ini sebenarnya terdengar menggelikan, namun siapa sangka keong sawah menjadi menu utama di rumah makan Mak Kiwil.

Keong yang biasa anda jumpai di sawah bersama cangkang berlumut dan dipenuhi lendir, warna cangkang yang hijau kecoklatan bersama bentuk bulat dan ujungnya meruncing kini mampu diolah menjadi kudapan yang menggoyang lidah.

Olahan sesederhana keong sawah pun menjadi santapan favorit di Warung Keong Mak Kiwil. Warung berikut udah menjual masakannya sejak 36 th. yang lalu.

Bumbu yang diracik Mak Kiwil kini mampu menjadikan warungnya lebih melegenda, pelanggan yang berdatangan pun beragam jadi berasal dari muda-mudi hingga sekelas pejabat.

Uniknya untuk menyantap makanan ini, anda wajib memainkan bibir untuk menyedot daging berasal dari cangkangnya atau jika jadi melanggar tata krama gara-gara tidak cukup sopan, anda mampu pakai tusukan sate untuk mencongkel dagingnya.

Satu porsi keong Mak Kiwil dbanderol bersama harga Rp10,000 saja. Sedangkan untuk lokasinya berada di perbatasan kabupaten Pemalang dan Kabupaten Pekalongan. Tepatnya Desa Kesesi, Kecamatan Sragi, kira-kira 4km sebelah selatan berasal dari Kecamatan Comal.

error: Content is protected !!