Segarnya Sendang Maren, Mata Air Natural dari Sawangan Magelang

Mengulik tamasya di Magelang tidak akan pernah ada habisnya. Tempat yang ‘dikepung’ lima gunung ini memiliki banyak tempat tamasya. Mulai dari tamasya sejarah, tamasya alam, tamasya buatan, hingga tamasya masakan segala ada di Magelang.

Magelang menjadi destinasi saat wisatawan butuh tempat pelarian dari rutinitas. Lebih-lebih bagi mereka yang mau merasakan kesegaran dan kesegaran. Seperti salah satu destinasi di Magelang yang menyampaikan suasana alami ialah Sendang Maren.

Sendang Maren mungkin banyak orang yang belum tahu tempat ini karena memang bukan tempat tamasya, tapi tempat pemandian biasa. Sendang Maren ialah sebuah mata air di lingkungan yang masih alami. Letaknya berada di Desa Maren, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Semula Sendang Maren cuma digunakan oleh penduduk Desa Maren dan sekitarnya untuk spaceman slot mandi atau keperluan lainnya. Tapi sebagian waktu baru-baru ini ini, mata air alami ini mulai banyak didatangi oleh orang-orang dari luar tempat untuk berenang atau sekedar foto-foto.

Air nya yang jernih seakan menyegarkan hati dan rasanya pengen seketika nyebur dan merasakan segarnya air alami. Apalagi lokasinya alami dan dikelilingi banyak pohon-pohon besar.

Gemericik air jernih Sendang Maren menjadi tenaga tarik buat orang untuk mendatanginya. Seperti salah satu Pelancong asal Yogyakarta ialah Laras yang rela jauh-jauh mengunjungi Sendang Maren untuk melepas kepenatan.

“Segar, airnya jernih, suasananya adem. Pokoknya sedap banget buat yang menyenangi renang dan tempatnya juga sepi dan menenangkan, jadi dapat melepas kepenatan juga,” kata Laras.

Padahal kedalaman mencapi 2 meter untuk wisatawan yang tidak kapabel berenang, tapi pengunjung dapat merasakan pemandangan bawah air seperti bebatuan, ikan dan lebih dari satu tanaman bawah air sangatlah nampak.

“Berenang di pemandian Sendang Maren, tidak ada biaya masuk alias free, dan pengunjung cukup membayar parkir saja,” jelas Laras

Dikala ini Sendang Maren dikelola oleh PDAM Tirta Gemilang dan digunakan sebagai sumber mata air untuk sebagian wilayah di Kabupaten Magelang.

Padahal tidak seramai tamasya lainnya, tapi saat hari libur sebagian warga setempat mendirikan warung kecil-kecilan untuk pengunjung yang perlu jajanan atau minuman. Hal tersebut dapat menunjang warga untuk mendapatkan tambahan dari mata pencahariannya.